Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Tambah Anggaran Rp209 Miliar untuk ASDP dan Pelni

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |17:17 WIB
Pemerintah Tambah Anggaran Rp209 Miliar untuk ASDP dan Pelni
Mensesneg (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah bersama DPR RI menyepakati tambahan modal yang akan diberikan kepada 2 operator transportasi laut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Pelni (Persero), untuk memberikan layanan transportasi perintis di wilayah Terluar, Terdepan, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP).

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, total anggaran yang disepakati untuk diberikan kepada dua operator transportasi laut itu sebesar Rp209 miliar hingga akhir tahun 2026 mendatang. 

"Angka yang dibutuhkan sudah disanggupi oleh Kementerian Keuangan. Untuk ASDP sekitar Rp139 miliar dan untuk Pelni kurang lebih Rp70-an miliar," ujarnya di Kompleks DPR RI, Senin (20/7/2026).

Prasetyo Hadi menjelaskan, proses persetujuan anggaran ini berlangsung relatif cepat karena pemerintah memandang layanan kapal perintis sebagai prioritas utama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil. 

"Ini bukan sekadar masalah angka, tetapi bentuk prioritas dan atensi utama pemerintah. Kami memutuskan bersama agar anggaran ini langsung dipenuhi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi teman-teman di ASDP maupun Pelni," lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan mengatakan pada 2026 layanan angkutan jalan perintis dioperasikan melalui 313 trayek yang didukung 640 unit bus. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

 

Selain angkutan jalan, Kemenhub juga mengoperasikan layanan angkutan penyeberangan perintis untuk menghubungkan pulau-pulau yang belum memiliki layanan penyeberangan komersial. Tahun ini, pemerintah menetapkan 265 lintasan penyeberangan perintis di 24 provinsi dengan dukungan 101 kapal.

Aan menilai keberadaan layanan penyeberangan perintis menjadi bagian penting dalam menjaga aksesibilitas masyarakat di wilayah kepulauan, sekaligus memperlancar distribusi barang dan kebutuhan pokok.

"Layanan angkutan perintis merupakan bentuk kehadiran negara dalam menyediakan akses transportasi terjangkau bagi masyarakat, terutama di wilayah 3TP. Kami memastikan seluruh layanan keperintisan tetap berjalan di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir tahun," kata Aan dalam keterangan resmi.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement