Di sektor energi, Chandra Asri Group berhasil melanjutkan integrasi pasca-akuisisi melalui penyatuan jaringan SPBU Esso dan fasilitas cold storage, yang memperluas kapabilitas mobilitas energi serta efisiensi rantai pasok.
Perseroan juga akan melanjutkan pembangunan proyek Condensate Splitter Unit (CSU) dan revitalisasi Single Buoy Mooring (SBM) di Pulau Bukom yang tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026. Kedua fasilitas tersebut diproyeksikan memberikan tambahan EBITDA sekitar USD20 juta per bulan, sehingga semakin meningkatkan kontribusi bisnis energi.
Pada sektor infrastruktur, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) terus menjadi salah satu mesin pertumbuhan grup melalui ekspansi bisnis kepelabuhanan dan penyimpanan, logistik, serta maritim.
CDI memperluas kolaborasi strategis dengan SCG Barito Logistics (SBL) dan Krakatau Bandar Samudera (KBS), mencatat progres pembangunan fasilitas tangki bitumen sebesar 75%, serta menyelesaikan pelayaran perdana kapal Novah yang semakin memperkuat kapabilitas logistik.
Selain itu, pembentukan kemitraan strategis Aster Power bersama Sembcorp dan CDI serta mulai beroperasinya Aster Ports & Terminals sejak 1 Juli 2026 semakin memperkuat fondasi baru bagi pengembangan platform infrastruktur regional.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.