Kata Budi, Indonesia terbuka bagi berbagai kerja sama transfer teknologi, pengembangan pemasok lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kapasitas ekspor juga. Untuk memperkuat hal tersebut, Pemerintah menekankan transparansi kebijakan, memberikan kepastian hukum, serta membuka ruang dialog dengan investor untuk menciptakan iklim usaha yang makin baik.
"Berbagai kebijakan yang pemerintah terbitkan, termasuk di bidang perdagangan, bertujuan untuk menjamin transparansi dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Indonesia juga sangat membuka diri bagi investasi," kata Budi.
Adapun Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2026 berhasil menembus angka sebesar Rp1.010,6 triliun.
Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,2 persen secara tahunan (year-on-year), dengan kontribusi terbesar bersumber dari Penanaman Modal Asing (PMA) yang mengungguli penanaman modal dalam negeri. Realisasi investasi China tembus 4,9 mliar dolar atau menempati posisi ketiga dari lima besar pemodal asing.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.