Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

54 Juta Peserta BPJS Kesehatan Tidak Aktif, Potensi Iuran Capai Rp2 Triliun per Bulan

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |13:15 WIB
54 Juta Peserta BPJS Kesehatan Tidak Aktif, Potensi Iuran Capai Rp2 Triliun per Bulan
BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 54 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus tidak aktif. (Foto :Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 54 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus tidak aktif. Padahal, apabila peserta yang tidak aktif tersebut kembali membayar iuran, BPJS Kesehatan akan memperoleh tambahan dana sekitar Rp2 triliun setiap bulan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito usai meluncurkan program Nadi JKN (Menabung Demi Iuran JKN Nadi JKN) di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026). Program ini bertujuan memudahkan peserta BPJS Kesehatan mempersiapkan pembayaran iuran secara lebih ringan dan terencana.

"BPJS sekarang anggotanya sudah 285 juta jiwa, tetapi sayangnya sebesar 54 juta masih belum aktif atau tidak aktif. Kalau kita bayangkan, yang 54 juta ini membayar, kita mendapatkan dana Rp2 triliun tiap bulan untuk mereka yang tidak aktif," kata Prihati.

Lebih lanjut, Prihati menjelaskan program Nadi JKN dirancang untuk membantu masyarakat yang memiliki penghasilan harian, seperti pengemudi ojek online. Melalui program ini, peserta dapat menabung sedikit demi sedikit setiap hari hingga mencukupi pembayaran iuran bulanan.

"Ini menjadi peran atau kesempatan kita untuk bisa membantu teman-teman ojol ini bagaimana membayar iuran dengan cara mencicil, menabung," sambungnya.

Dia menjelaskan, sesuai peraturan perundang-undangan, peserta yang aktif membayar iuran akan memperoleh perlindungan jaminan kesehatan. Oleh karena itu, kepesertaan aktif menjadi penting agar pekerja tetap mendapat kepastian layanan kesehatan ketika jatuh sakit.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement