"Arab Saudi tengah menjalankan agenda Vision 2030, sementara Indonesia terus mempercepat industrialisasi, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, dan transformasi ekonomi. Kesamaan arah pembangunan tersebut membuka peluang kolaborasi yang sangat besar bagi kedua negara," katanya.
Berdasarkan MoU tersebut, kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama melalui pertukaran informasi mengenai statistik, regulasi, dan peluang bisnis; konsultasi dengan sektor swasta; promosi investasi bersama; serta pertukaran pengetahuan dan kunjungan antarahli.
Rosan menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan kesepakatan tersebut terletak pada implementasi nyata yang mampu melahirkan investasi baru, memperluas kemitraan bisnis, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pemerintah Indonesia, lanjut Rosan, akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui berbagai reformasi kebijakan yang berkelanjutan bersama Arab Saudi.
"Indonesia berkomitmen melakukan reformasi. Kami menyambut investasi yang mampu menciptakan nilai tambah, mendorong alih pengetahuan, mengembangkan industri, serta menghadirkan kemakmuran bersama," kata Rosan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.