Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy mengatakan Hingga Semester I 2026, jumlah layanan HCS yang telah terpasang mencapai 92.112 unit. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik yang didukung kemudahan pengisian daya di rumah.
"Home charging menjadi salah satu representasi komitmen PLN memudahkan pelanggan saat mengadopsi kendaraan listrik. Komitmen ini sekaligus menjadi wujud dukungan PLN terhadap pengurangan emisi karbon," tegasnya.
Tak hanya menghadirkan kemudahan pengisian daya di rumah, PLN juga terus memperkuat infrastruktur pengisian daya publik melalui kolaborasi dengan berbagai mitra dalam pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga Semester I 2026, jumlah SPKLU yang telah beroperasi mencapai 5.016 unit, SPKLU roda dua sebanyak 619 unit, dan SPBKLU mencapai 1.133 unit.
“Penguatan infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang semakin andal, mudah diakses, dan mampu mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia,” pungkas Rozy.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.