Laju rupiah selanjutnya diperkirakan masih bertumpu pada perkembangan isu geopolitik dunia serta rilis indikator ekonomi AS, terutama angka inflasi.
Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah pada pekan depan akan cenderung fluktuatif dalam kisaran Rp17.780 hingga Rp18.020 per dolar AS.
Atas dasar itu, kendati rupiah mencetak apresiasi dalam sepekan terakhir, para pelaku pasar diimbau tetap mewaspadai perkembangan dinamika Timur Tengah, pergerakan dolar AS, harga minyak mentah, serta data inflasi AS yang berpotensi memicu volatilitas di pasar valuta asing.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.