Setelah pemerintah melakukan intervensi, porsi yang diterima pengemudi meningkat menjadi 92 persen. Prabowo menyebut kebijakan tersebut telah berdampak terhadap peningkatan pendapatan sejumlah pengemudi.
"Tapi dengan intervensi Pemerintah, para pengemudi sekarang mendapatkan 92 persen dari hasil mereka, dan banyak pengemudi sekarang melaporkan penghasilan mereka naik signifikan, ada yang 2x, ada 3x lebih tinggi," kata Prabowo.
Prabowo menilai kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang bekerja dan mencari penghasilan melalui sektor ekonomi digital.
Menurutnya, kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya berada pada sektor korporasi besar, tetapi juga pada masyarakat di tingkat akar rumput, termasuk pedagang, perajin, perempuan kepala keluarga, anak muda, hingga pelaku UMKM.
Sebelumnya dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan merupakan tujuan akhir pemerintah. Menurut dia, tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat.