JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membanggakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026 dan tumbuh 5,45 persen pada semester II-2026. Menurut Prabowo, angka ini tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
"Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir," kata Prabowo saat Pidato Kenegaraan di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo yakin dengan kebijakan yang tepat, rasional dan akal sehat, pada akhir tahun 2026 bisa mencapai 6 persen. "Tetapi saya tegaskan pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir, tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat," katanya.
Lalu bagaimana dengan data Badan Pusat Statistik (BPS)?
Badan Pusat Statistik telah merilis data pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2026. Di tengah dinamika geopolitik global, ekonomi Indonesia tetap resilien dan mencatat pertumbuhan yang solid.
Pada triwulan 1-2026, PDB Indonesia mampu tumbuh hingga 5,61 persen (y-on-y), melampaui periode yang sama tahun lalu sebesar 4,87 persen.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan bahwa konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2026.
“Ekonomi Indonesia pada triwulan 1-2026 tumbuh 5,61 persen (y-on-y), salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” ungkap Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/5).
Konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu 2,94 persen.
Kinerja konsumsi rumah tangga pada triwulan 1-2026 utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional dan Hari Besar Keagamaan (Nyepi dan Idulfitri), berbagai kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta berbagai stimulus pemerintah untuk mendorong konsumsi seperti diskon tiket transportasi, pemberian THR atau gaji ke-14, serta penetapan BI rate pada level 4,75 persen sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sementara, pertumbuhan ekonomi triwulan 1 tahun 2025 hanya sebesar 4,87 persen.
Dibanding triwulan 1 tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11 dibanding tahun 2025.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.