Sebelumnya, Zulhas menekankan Kopdes Merah Putih akan bertindak sebagai perantara utama penyaluran berbagai program sosial pemerintah sekaligus menampung hasil panen masyarakat. Karena itu, koperasi tersebut tidak berkonsep minimarket atau supermarket.
Kehadiran Kopdes ini diproyeksikan untuk memangkas rantai distribusi dan mengatasi ketimpangan harga kebutuhan pokok di wilayah terpencil. Selain menekan biaya hidup warga desa, koperasi ini juga memproteksi petani dan nelayan dari kerugian saat musim panen tiba.
"Semakin jauh desa, warga justru membayar lebih mahal seperti harga beras dan telur di Papua atau Halmahera, dan Presiden tidak ingin petani atau nelayan rugi saat panen sehingga Kopdes hadir membeli ikan, gabah, hingga jagung mereka," ujar Zulhas.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.