Melalui rincian tersebut, PPN dan PPnBM mendominasi struktur belanja perpajakan 2027 dengan pangsa sekitar 65,3% dari total keseluruhan nilai.
Berdasarkan catatan, tren belanja perpajakan menunjukkan kenaikan konsisten dari Rp318,4 triliun pada 2022, bergerak ke Rp352,4 triliun pada 2023, lalu menyentuh Rp398,4 triliun pada 2024.
Angka tersebut kemudian melompat ke posisi Rp521,5 triliun pada 2025, berlanjut ke proyeksi Rp576,4 triliun pada 2026, hingga akhirnya mencapai Rp632 triliun pada 2027.
Meskipun secara nominal terus membengkak, tingkat pertumbuhan belanja perpajakan pada 2027 justru mengalami perlambatan dan menjadi yang terendah sepanjang rentang 2022 hingga 2027.
Sebagai catatan, pertumbuhan belanja ini sempat berada di level 14,4% pada 2022, melandai ke 10,7% pada 2023, lalu naik tipis menjadi 13% pada 2024.
Lonjakan tertinggi terjadi pada 2025 dengan angka pertumbuhan mencapai 30,9%, sebelum akhirnya melambat menjadi 10,5% pada 2026 dan menyusut menjadi 9,6% pada 2027.