JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menerima banyak aduan dari penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak hanya berkaitan dengan menu makanan, tetapi juga kondisi tempat tinggal.
Sudaryono mengatakan, sejumlah orang tua penerima MBG menyampaikan keluhan terkait kondisi rumah mereka melalui kanal pengaduan BGN. Bahkan, ada penerima yang mengaku belum memiliki rumah.
"Banyak di antara kontak pengaduan yang masuk ke kami adalah beberapa orang tua itu bukan hanya komplain atau bukan hanya mengapresiasi dan komplain terhadap menu yang diterima oleh anaknya, tapi juga ada beberapa yang kemudian memberikan masukan terkait program yang lain, termasuk berkeluh kesah terkait keadaan rumah. Ada yang enggak punya rumah, dan lain sebagainya," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian keluarga penerima MBG juga membutuhkan perhatian dari sisi tempat tinggal. Karena itu, kata Sudaryono, BGN berkoordinasi dengan Kementerian PKP agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap program perumahan pemerintah.
"Dan kami memahami bahwa di Kementerian Perumahan ada tiga program unggulan, yaitu adalah rumah sehat, bedah rumah, kemudian rumah subsidi, dan KUR perumahan," lanjutnya.
Dia mengatakan, pihaknya sengaja menemui Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara untuk mendapatkan arahan sekaligus memfasilitasi aduan masyarakat yang masuk melalui BGN.
Menurut Sudaryono, penerima MBG yang berada di daerah-daerah terpencil menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal.
"Jadi banyak di antara anak-anak yang mendapatkan menu MBG ini berasal dari keluarga yang perlu untuk kemudian kita mendapatkan perhatian. Saya kira itu, Pak Menteri," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Ara menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Sudaryono di BGN. Ia berharap BGN dapat menjalankan program MBG dengan tata kelola yang semakin baik dan transparan.
"Intinya kami mendukung, dan kami doakan dan yakin Bapak bisa memimpin BGN dengan lebih baik, lebih transparan, dengan tata kelola yang lebih benar,'" sebutnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.