Pertumbuhan juga tercatat pada bisnis retail Kalog Express yang meningkat 26%, dari 6.300 ton menjadi 8.000 ton. Sementara itu, angkutan semen tumbuh 13%, dari 41 ribu ton menjadi 46 ribu ton, serta aktivitas bongkar muat BBM dan BBK yang meningkat 7%, dari 270 ribu ton menjadi 290 ribu ton.
Menurut Yuskal, pertumbuhan sejumlah lini bisnis menunjukkan semakin terbukanya peluang pemanfaatan kereta api dalam rantai pasok berbagai sektor industri.
Memasuki semester kedua 2026, KAI Logistik akan semakin mendorong pemanfaatan moda kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi logistik yang mendukung penerapan green logistics.
“Bagi kami, keberlanjutan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Pelaku usaha dapat mengambil peran sesuai skala dan kemampuan operasionalnya, termasuk dengan mempertimbangkan pilihan transportasi yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan distribusi,” ujar Yuskal.
Komitmen tersebut diperkuat melalui pengembangan Green Freight Logistics dengan layanan perhitungan dan pelaporan emisi gas rumah kaca (GRK) yang mengacu pada standar internasional ISO 14083. Standar ini mencakup pengukuran emisi dari rangkaian layanan transportasi logistik, mulai dari angkutan kereta api, terminal, hingga moda pendukung pada proses first mile dan last mile.
“Dengan pengukuran yang lebih terukur, pelaku usaha dapat melihat bahwa pilihan transportasi juga menjadi bagian dari upaya membangun rantai pasok yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tambahnya.
Yuskal menegaskan bahwa pengembangan logistik ramah lingkungan merupakan upaya bersama yang membutuhkan kontribusi dari seluruh ekosistem logistik. KAI Logistik berkomitmen mengambil bagian melalui penguatan layanan berbasis kereta api dan integrasi dengan moda pendukung lainnya.
“Green logistics bukan hanya tentang mencapai tujuan besar, tetapi bagaimana setiap langkah dalam proses logistik dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi lingkungan. Kami akan terus menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata oleh dunia usaha, termasuk dimulai dari langkah-langkah sederhana,” tutup Yuskal.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.