Merespons pertanyaan awak media mengenai besaran dana yang dikucurkan serta wacana pembatasan BBM subsidi Pertalite bagi desil 9 dan 10, Purbaya menjelaskan konteks pemutakhiran data dan skema penerapannya di lapangan.
"Jadi DTSEN sama sensus itu kalau nggak salah hampir Rp7 triliun, Rp7 triliun lebih sedikit ya, Dengan macam-macam ya, Cukup banyak termasuk BPS. Jadi mereka minta waktu awal-awal tahun, penambahan anggaran kita penuhi untuk memastikan DTSEN nya bagus,” ungkap Purbaya.
Terkait spekulasi bahwa pembatasan Pertalite akan diberlakukan dalam kurun waktu dekat bagi kelompok desil atas, Purbaya menepis kepastian jadwal tersebut dan menggarisbawahi pentingnya kesiapan kondisi ekonomi warga.
"Kata siapa? Kita lihat kondisi seperti apa ekonominya dan masyarakatnya, Tapi kita semua siapkan sistemnya. Nanti kalau udah siap yaudah kita jalankan. Tapi kalau yang gitu kan pasti nggak semuanya kan dengan beberapa orang ya kalau ada masalah ya kita, saya belum sampai DTSEN yang baru keluar, kita akan handle case by case ya," tegas Purbaya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.