"Terkait dengan alternatif kami sudah menyiapkan bandara Kertajati, kemudian juga bandara Ahmad Yani dan Juanda sebagai bandara alternatif apabila airlines atau operator memungkinkan untuk menerbangkan pesawatnya ke ketiga bandara alternatif tersebut," kata Dudy.
Kemenhub akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, termasuk perubahan sebaran debu vulkanik, sebelum memutuskan apakah penutupan bandara akan diperpanjang atau operasional dapat kembali dibuka.
Selain penerbangan, Dudy menyampaikan aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni sejauh ini belum terdampak langsung. Namun, pemerintah belum menambah jumlah kapal yang beroperasi karena jumlah penumpang justru mengalami penurunan.
Penurunan jumlah penumpang tersebut disebut terjadi seiring erupsi Anak Gunung Krakatau yang membuat sebagian masyarakat membatalkan perjalanan penyeberangan dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.