"Berdasarkan survei OJK dan BPS, tingkat inklusi keuangan kita sudah mencapai 93,62 persen dan literasi keuangan sebesar 63,57 persen. Angka ini relatif baik jika dibandingkan standar OECD untuk literasi keuangan yang berada di level 63 persen, sementara survei kita mencatatkan angka 69,57 persen," kata Airlangga.
Untuk memastikan akurasi data nasabah baru, bank BUMN akan memanfaatkan integrasi identitas kependudukan nasional secara terpusat. Data tersebut selanjutnya akan disinkronkan dengan infrastruktur sistem pembayaran digital dan kanal transaksi nontunai yang dikembangkan Bank Indonesia.
Baca Selengkapnya: Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Buka Rekening untuk Seluruh Warga RI
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.