Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Sepekan Turun 1,43 Persen ke Level 6.541

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2026 |10:08 WIB
IHSG Sepekan Turun 1,43 Persen ke Level 6.541
IHSG Sepekan (Foto: Okezone)
A
A
A

Di tengah aksi jual asing, investor domestik semakin mendominasi aktivitas perdagangan. Porsi investor domestik meningkat dari 67 persen pada pekan sebelumnya menjadi 70 persen pada pekan ini. Sebaliknya, porsi investor asing turun dari 33 persen menjadi 30 persen.

Dalam komposisi perdagangan, investor domestik mencatatkan nilai pembelian sekitar Rp59,10 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp55,74 triliun. Pada investor asing, nilai pembelian tercatat sekitar Rp22,70 triliun, sementara nilai penjualan lebih tinggi, yakni Rp26,06 triliun. Selisih transaksi tersebut menghasilkan net sell asing sekitar Rp3,36 triliun.

Pelemahan pasar juga tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 314 saham atau 15 persen dari saham yang diperdagangkan mengalami penurunan lebih dari 2 persen. Sebanyak 147 saham atau 33 persen turun antara 0 persen hingga 2 persen.

Di sisi lain, terdapat 193 saham atau 20 persen yang mampu menguat lebih dari 2 persen, sementara 103 saham atau 11 persen naik antara 0 persen hingga 2 persen. Sebanyak 206 saham atau 21 persen tercatat tidak mengalami perubahan.

Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari Consumer Cyclicals yang turun 3,17 persen dan Teknologi yang melemah 3,14 persen. Sektor Properti & Real Estat juga turun 2,62 persen.

Namun, tidak seluruh sektor berada dalam tekanan. Sektor Industri justru menguat 2,03 persen, diikuti Healthcare sebesar 1,49 persen, Basic Materials 0,22 persen, serta Transportation & Logistic 0,18 persen.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement