"Dengan menggabungkan jangkauan pelanggan dan ekosistem digital Indosat dengan kapabilitas pembiayaan Home Credit, kami melihat peluang untuk menjadikan pembiayaan lebih mudah diakses, lebih relevan, dan lebih praktis sebagai bagian dari pengalaman digital sehari-hari. Hal ini akan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan kami sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujar Apoorva.
Berdasarkan The Global Findex Database 2025, hanya 15% orang dewasa di Indonesia yang pernah meminjam dari lembaga pembiayaan formal. Data tersebut menunjukkan masih terdapat masyarakat yang belum memiliki akses terhadap kredit formal.
Home Credit saat ini melayani lebih dari 6,9 juta pelanggan melalui lebih dari 24.000 titik distribusi di Indonesia. Sementara itu, Indosat memiliki lebih dari 100 juta pelanggan.
Melalui rencana kolaborasi tersebut, kedua perusahaan akan mengeksplorasi pemanfaatan basis pelanggan dan ekosistem digital untuk memperluas akses terhadap layanan pembiayaan.
Namun, kerja sama ini masih berada pada tahap penjajakan. Implementasi layanan pembiayaan terintegrasi, termasuk bentuk produk dan mekanisme penggunaannya, akan bergantung pada hasil pembahasan lebih lanjut antara kedua perusahaan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.