Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Upaya Indonesia Kembalikan Kejayaan Kelapa Lewat Hilirisasi

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |14:03 WIB
Begini Upaya Indonesia Kembalikan Kejayaan Kelapa Lewat Hilirisasi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kelapa merupakan komoditas strategis nasional yang memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat. (Foto: Okezone.com/Kementan)
A
A
A

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga telah menyusun Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045. Peta jalan tersebut menjadi acuan untuk mengonsolidasikan pengembangan kelapa dari hulu hingga hilir.

Dalam peta jalan tersebut, pemerintah mengidentifikasi sejumlah persoalan di sektor hulu, seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan akses terhadap benih unggul, praktik budidaya yang masih tradisional, lemahnya organisasi petani, serta dampak perubahan iklim.

Sementara di sektor hilir, tantangannya mencakup pemenuhan bahan baku untuk industri dalam negeri, diversifikasi produk melalui inovasi, dan tingginya biaya logistik.

Peta jalan tersebut memuat sejumlah rencana aksi, antara lain peningkatan produktivitas melalui pertanian regeneratif, diversifikasi produk, serta penguatan riset dan inovasi kelapa. Pemerintah menargetkan konsolidasi berbagai program tersebut berlangsung pada periode 2025-2029 sebagai bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemasok utama kelapa dan produk turunannya di pasar global.

Sejalan dengan agenda tersebut, PT Royal Agro Industri (RAI) memperkuat kapasitas pengolahan kelapa dengan menambah fasilitas produksi di sejumlah wilayah.

CEO RAI Johanna mengatakan perusahaan mendatangkan mesin produksi baru dari Beyond, Tiongkok, yang akan ditempatkan di pabrik pengolahan kelapa milik perusahaan di Manado, Sulawesi Utara, Sampit, Kalimantan Tengah, serta pabrik baru yang tengah dibangun di Riau.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement