Kapal berangkat dari Padangbai sekitar pukul 02.00 WITA. Sekitar pukul 03.45 WITA, masinis jaga melihat asap di car deck dan melaporkannya kepada mualim jaga. Laporan kemudian diteruskan kepada nakhoda.
KLM Nurulsalsa 01 mengalami kecelakaan berupa tenggelam. Kapal penumpang tradisional tersebut melayani rute Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar di wilayah Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pada 15 Juli 2026 pukul 06.00 WITA, KLM Nurulsalsa 01 berangkat dari Jampea menuju Benteng Selayar.
Sekitar pukul 11.25 WITA, Unit Penyelenggara Pelabuhan Jampea menerima informasi bahwa kapal mengalami mati mesin dan terombang-ambing sekitar empat mil laut di selatan Pulau Polassi.
Sementara itu, insiden KM Prince Soya terjadi ketika kapal sedang bersandar di pelabuhan umum Samarinda. Kapal milik PT Bunga Teratai tersebut membawa 37 orang kru dan seluruhnya berhasil selamat. Kejadian ini dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (Biro KIP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Farida Makhmudah menyatakan Kemenhub telah menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan posisi Masyhud sebagai Dirjen Perhubungan Laut.
"Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghadirkan penguatan kepemimpinan, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan seluruh jajaran memiliki fokus dan kecepatan yang sama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran," ujarnya kepada wartawan.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.