"Presiden bersama seluruh bangsa sedang melakukan transformasi dalam berbagai aspek, mulai dari swasembada pangan dan energi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan dan kesehatan. Program ini ditujukan agar masyarakat siap menyongsong peluang investasi sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani, nelayan, pengemudi ojek daring, dan profesi lainnya," kata Qodari.
Penguatan iklim penanaman modal turut dipagari oleh penertiban regulasi perdagangan luar negeri guna mencegah kebocoran devisa yang merugikan keuangan negara.
"Penegakan hukum dijalankan sangat tegas oleh Presiden terhadap penyimpangan yang merugikan kekayaan Indonesia. Praktik manipulasi seperti under-invoicing hingga transfer pricing semuanya diberhentikan agar tercipta kepastian berusaha yang sehat," ujar Qodari.
Pemerintah optimistis peta jalan pembangunan yang terstruktur selama dua tahun awal masa jabatan Prabowo Subianto akan menjadi landasan pacu yang solid bagi akselerasi ekonomi nasional pada periode selanjutnya.
"Dua tahun ini Bapak Presiden telah meletakkan fondasi yang sangat kuat, dan tiga tahun ke depan kita akan akselerasi dengan secepat-cepatnya dan sekuat-kuatnya. Mengingat tahun 2045 berjarak kurang dari 20 tahun, tindakan-tindakan besar harus diambil dari sekarang untuk menyelesaikan setiap masalah," urai Qodari.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.