Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan United Tractors Capai Rp 58,28 Triliun di Semester I-2026, Anjlok 15 Persen

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 23 September 2026 |15:53 WIB
Pendapatan United Tractors Capai Rp 58,28 Triliun di Semester I-2026, Anjlok 15 Persen
Pendapatan United Tractors (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kinerja operasional PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga Agustus 2026 masih mengalami tekanan akibat dampak Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), terutama pada bisnis alat berat dan batu bara.

UNTR mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 58,28 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut turun 15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka Rp 68,52 triliun.

Finance Director United Tractors, Vilihati Surya mengatakan, perseroan mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar 21 persen menjadi 2.689 unit hingga delapan bulan 2026. Penurunan terutama terjadi pada penjualan big machine.

"Dari penjualan alat berat Komatsu, memang di tahun ini, 8 bulan tahun ini turun 21 persen di 2.689 unit, ya. Terutama penurunan ini dari big machine, turunnya 49 persen ke angka 436 unit," papar Vilihati dalam Astra Media Day, Rabu (23/9/2026).

Menurut dia, penurunan penjualan alat berat tidak terlepas dari dampak RKAB. Kondisi tersebut membuat pelanggan, khususnya dari sektor pertambangan batu bara, menahan pembelian alat berat.

"Dampak dari RKAB indirectly, customer-customernya di machine sales yang terutama di coal mining itu ngerem tuh untuk pembeliannya alat berat. Termasuk juga Pama, karena ini salah satu juga our effort efisiensi, ya, untuk menjaga balance sheet capacity, Pama terpaksa juga harus ngerem pembelian mesin," terangnya.

Vilihati menjelaskan, penjualan big machine memiliki kontribusi signifikan terhadap pendapatan karena nilai per unitnya dapat mencapai 10-15 kali lipat dibandingkan small machine.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement