Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp100.000, Berikut Daftar Harga Pangan Hari Ini

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 29 September 2026 |09:53 WIB
Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp100.000, Berikut Daftar Harga Pangan Hari Ini
Harga Cabai (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Harga bahan pangan pokok di pasar tradisional seluruh Indonesia terpantau bergerak melandai pada Selasa (29/9/2026), dengan sebagian besar komoditas utama menunjukkan fluktuasi yang relatif stabil.

Pelemahan tingkat harga terkonfirmasi pada pos komoditas daging sapi, telur ayam, sejumlah varian beras, serta bumbu dapur.

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 29 September 2026, banderol bawang merah ukuran sedang menyusut tipis 0,13% ke level Rp37.350 per kilogram. 

Di sisi lain, komoditas bawang putih ukuran sedang justru bergerak menguat tipis 0,13% menjadi Rp39.050 per kilogram.

Untuk komoditas beras, sebagian besar kategori tidak memperlihatkan pergeseran harga. Beras kualitas bawah II, medium I, serta medium II masing-masing bertahan ajek pada posisi Rp14.700, Rp16.600, dan Rp16.400 per kilogram.

Koreksi harga tipis hanya menyentuh beras kualitas bawah I yang turun 0,67% ke angka Rp14.900 per kilogram. Penurunan serupa dialami beras kualitas super I sebesar 0,28% menjadi Rp17.900 per kilogram, disusul beras kualitas super II yang terkoreksi 0,29% ke posisi Rp17.300 per kilogram.

Kontras dengan tren umum, reli kenaikan harga belum mereda pada seluruh varian kelompok hortikultura cabai. Harga cabai merah besar terkerek naik 2% hingga menyentuh Rp58.650 per kilogram, sementara cabai merah keriting melonjak 2,29% ke level Rp71.400 per kilogram.

Tekanan kenaikan juga berlanjut pada cabai rawit hijau yang terangkat 0,36% ke posisi Rp68.900 per kilogram, serta cabai rawit merah yang melesat 3,96% hingga menyentuh angka Rp99.650 per kilogram.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement