JAKARTA - Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara Indonesia memprioritaskan penyelesaian kendala pembangunan proyek hunian LRT City milik PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) untuk memberikan kepastian kepada konsumen yang telah membeli unit.
Manajemen pengelola investasi negara menegaskan percepatan proyek anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk tersebut bukan sekadar persoalan bisnis korporasi, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Keputusan tersebut disepakati dalam pertemuan internal tim Danantara yang secara khusus membahas langkah strategis penyelamatan dan percepatan pembangunan hunian.
"Penyelesaian hunian ADCP ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan kepastian kepada masyarakat yang telah membeli dan menunggu penyelesaian rumahnya. Kami ingin memastikan proyek ini dapat tuntas secara baik, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen," kata Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (30/9/2026).
Penataan terhadap proyek hunian berbasis integrasi transportasi atau transit-oriented development (TOD) tersebut mencakup restrukturisasi pengelolaan agar pembangunan berjalan lebih disiplin dan terukur. Danantara menginstruksikan manajemen proyek untuk membenahi tata kelola konstruksi dari hulu hingga hilir dengan tetap memperhatikan aspek kelayakan usaha.