Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angkutan BBM dan BBK Naik 5 Persen, Capai 2,1 Juta Ton dengan Kereta

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |14:10 WIB
Angkutan BBM dan BBK Naik 5 Persen, Capai 2,1 Juta Ton dengan Kereta
Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) mencapai 2,1 juta ton hingga Agustus 2026. (Foto: Okezone.com/KAI Logistik)
A
A
A

Layanan tersebut saat ini mencakup 10 rute distribusi di wilayah Jawa dan Sumatra, antara lain Labuan, Kertapati, Maos, Cilacap, Rewulu, Madiun, Benteng, dan Malang.

Dalam proses distribusi, kegiatan pencucian dan kalibrasi ketel dilakukan untuk memastikan sarana angkutan memenuhi standar operasional. Sementara itu, pemeliharaan dan perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan sarana dalam mendukung kegiatan pengangkutan BBM dan BBK.

Ferdian mengatakan pengelolaan proses pra dan purna angkutan menjadi salah satu bagian dalam rantai pasok BBM dan BBK, terutama untuk menjaga aspek keamanan dan kesiapan sarana angkutan.

"BBM dan BBK merupakan komoditas yang digunakan untuk berbagai kebutuhan strategis. Karena itu, keandalan proses logistik menjadi salah satu faktor pendukung agar ketersediaan energi dapat didistribusikan secara tepat dan berkesinambungan," ujarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement