Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahlil Bocorkan Kementerian yang Akan Ada di Bawah Kemenko Hilirisasi

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2026 |16:37 WIB
Bahlil Bocorkan Kementerian yang Akan Ada di Bawah Kemenko Hilirisasi
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia mengungkapkan sejumlah Kementerian Teknis yang bertanggung jawab dibawah Kemenko yang baru dibentuk Presiden beberapa waktu lalu. 

Bahlil mengatakan, yang sudah pasti berada dibawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi adalah Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Namun tidak menutup kemungkinan Kementerian Perindustrian juga berada di bawah Kemenko baru tersebut. 

"Saya sedikit memberikan bocoran, bahwa kemungkinan besar yang sudah pasti Kementerian ESDM sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Karena instrumen daripada hilirisasi untuk mencapai nilai tambahnya industri, mungkin juga Kementerian Industri," ujarnya saa ditemui di Jakarta, Rabu (7/10/2026). 

Bahlil mengaku hingga saat ini pembahasan mengenai Kementerian teknis yang akan berada di bawah Kemenko baru ini belum 100 persen rampung. Selain Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, kemungkinan masih ad 1-2 Kementerian lain yang berkoordinasi dengan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. 

"Ya mungkin ada 1-2 kementerian lagi yang terkait dengan hilurisasi. Kalau kita bicara hilurisasi kan, kita bicara industrialisasi," tambahnya. 

Pada kesempatan itu, Bahlil menambahkan bahwa untuk sementara ini anggaran operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih tergabung dalam pagu Kementerian ESDM yang sekaligus ia jabat saat ini. 

"Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Menko hilurisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari Kementerian SDM," tambahnya. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement