Saat ini, Bulog tengah mempercepat pengolahan beras yang dibeli secara komersial menjadi beras premium. Rizal menyebut, realisasi produksi beras premium tersebut telah mencapai sekitar 71.000-72.000 ton.
"Ini kita sedang pacu Direktur Pemasaran untuk mengolah beras Bulog yang kita beli secara komersial menjadi beras premium. Nah ini kalau gak salah, per hari ini ya, sudah mencapai lebih kurang sekitar 71.000-72.000 ton," sebutnya.
Dalam proses tersebut, Bulog melibatkan mitra-mitranya dari Sabang sampai Merauke untuk mempercepat produksi dan memperluas distribusi beras premium. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pasar dalam program SP2KP dan ritel modern.
Rizal mengatakan, beras premium produksi Bulog mulai banyak tersedia di ritel modern, terutama di kota-kota besar. Sejumlah merek yang telah beredar di antaranya Befood, Punakawan, dan Sentra Ramos.
Rizal mengatakan, beras premium produksi Bulog mulai banyak tersedia di ritel modern, terutama di kota-kota besar. Sejumlah merek yang telah beredar di antaranya Befood, Punakawan, dan Sentra Ramos.
"Kalau teman-teman monitor di lapangan, khusus yang di kota-kota besar, ritel-ritel modern sudah mulai terisi banyak dengan beras-beras premium buatannya Bulog, yaitu mulai dari beras Befood, Punakawan, termasuk juga Sentra Ramos. Itu sudah beredar di ritel-ritel modern dan bahkan ada sebagian yang sudah di pasar-pasar SP2KP," pungkasnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.