“Apalagi ada event ini, benar-benar meledak. Biasanya cuma beberapa, kali ini (saat event) benar-benar luar biasa,” ujar Dewi.
Dewi lainnya, pemilik usaha Cocojel Lombok, juga memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk menjual produk olahan kelapa. Produk tersebut menarik minat pengunjung di tengah aktivitas balapan. Ia berharap kesempatan bagi UMKM lokal untuk berjualan dalam ajang internasional dapat terus berlanjut.
“Harapannya, event seperti ini terus melibatkan UMKM,” katanya.
Peningkatan aktivitas pengunjung turut membuka peluang bagi pelaku usaha kopi. Sakha, pemilik Epoh Roastery, memasarkan produk biji kopi olahannya melalui InJourney UMKM Expo. Menurut dia, kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen domestik dan mancanegara.
Dampak serupa dirasakan Samsudin, pemilik Coco Sam, usaha yang mengolah kelapa menjadi minyak kelapa dan virgin coconut oil (VCO). Ia mengatakan usahanya menerima banyak pesanan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.