“Banyak tamu asing dan domestik yang memesan minyak kelapa dan VCO ke kita,” kata Samsudin.
Usaha Coco Sam juga melibatkan ibu-ibu di sekitar Desa Sukadana, Lombok. Dengan meningkatnya pesanan selama acara berlangsung, kegiatan tersebut turut membuka peluang transaksi bagi usaha pengolahan kelapa setempat.
Kenaikan jumlah pembeli juga dirasakan Ani, pemilik warung seafood di sekitar Sirkuit Mandalika. Ia mengatakan warungnya lebih ramai selama penyelenggaraan MotoGP, dengan pembeli berasal dari masyarakat lokal maupun penonton yang datang untuk menyaksikan balapan.
“Dampaknya sangat ramai,” ujar Ani.
Peningkatan penjualan para pelaku UMKM tersebut menunjukkan bahwa ajang olahraga internasional dapat membuka peluang ekonomi bagi usaha lokal, terutama melalui meningkatnya jumlah pengunjung yang membutuhkan makanan, minuman, suvenir, dan produk khas daerah.