Lukman menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan. Oleh karena itu, maskapai dan pengelola penerbangan harus mempertimbangkan kondisi jarak pandang sebelum memutuskan keberangkatan maupun kedatangan pesawat.
Penundaan atau pembatalan penerbangan dapat dilakukan apabila jarak pandang akibat asap karhutla tidak memenuhi persyaratan keselamatan. Langkah tersebut diperlukan untuk meminimalkan risiko operasional sekaligus memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Baca Selengkapnya: 1.813 Penerbangan Terdampak Karhutla, Mayoritas Dibatalkan
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.