Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Kembali Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Biang Keroknya

Tangguh Yudha , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |10:16 WIB
Rupiah Kembali Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Biang Keroknya
Rupiah Kembali Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Biang Keroknya (Foto: Bank Indonesia)
A
A
A

Dia menjelaskan, upaya stabilisasi dilakukan melalui intervensi di pasar keuangan, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah tersebut mencakup transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri (offshore), serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.

Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebagai bagian dari langkah menjaga stabilitas pasar keuangan.

"Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas dan mengelola struktur suku bunga di pasar uang, serta terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif dengan korporasi, pelaku pasar, dan pihak terkait lainnya," pungkas Erwin.

Sekadar informasi, nilai tukar Rupiah melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2026). Rupiah dibuka melemah 83 poin​ atau 0,46 persen menjadi Rp18.021 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.938 per dolar AS.

Selang beberapa menit kemudian, Rupiah makin melemah. Hingga pukul 09.22, Rupiah melemah 132 poin atau 0,74 persen ke level Rp18.070 per dolar AS.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement