Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil dan Kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Kena OTT KPK

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |14:14 WIB
Profil dan Kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Kena OTT KPK
Profil dan Kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Kena OTT KPK (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Profil dan kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang kena OTT KPK. Hamenang Wajar Ismoyo terjaring OTT KPK pada Kamis 15 Oktober 2026.

KPK menduga perkara ini mencakup lima klaster. Dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta penerimaan lainnya dari dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp1,9 miliar. Penyidik juga menyita sebuah ember atau tong yang diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang yang diterima bupati.

‎Hamenang Wajar Ismoyo pun sudah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (16/10/2026) pada pukul 07.00 WIB. Ia terlihat mengenakan masker, jaket, dan topi berwarna hitam.

Hamenang menjadi orang pertama yang tiba di Gedung Merah Putih KPK. Sembilan orang lainnya turut dibawa dari Klaten ke Jakarta, termasuk Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Petugas juga terlihat membopong sebuah ember plastik berwarna biru bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK".

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, ember atau tong tersebut diduga digunakan Hamenang untuk menampung atau menyimpan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

"Untuk barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diantaranya ada uang tunai senilai sekitar 1,9 miliar," kata Juru Bicara KPK dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

"Kemudian tadi teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, bahwa ember atau tong tersebut diduga yang digunakan bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang," sambungnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement