JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja dunia usaha tetap terjaga pada kuartal III-2026. Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 11,46%.
Direktur Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa kinerja sejumlah lapangan usaha (LU) tercatat meningkat. Lapangan usaha tersebut antara lain industri pengolahan, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, pengadaan listrik dan gas, konstruksi, serta real estat.
“Kapasitas produksi terpakai pada triwulan III 2026 tetap terjaga sebesar 73,75%,” ujar Denny dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026).
Kapasitas produksi terpakai pada sejumlah lapangan usaha juga meningkat, terutama industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.
Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum membaik dari aspek likuiditas dan rentabilitas. Akses terhadap kredit juga tetap mudah.