Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |07:48 WIB
BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 20–21 Oktober 2026.

Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky menjelaskan bahwa di tengah tekanan terhadap mata uang Garuda serta risiko arus modal keluar (capital outflow), bank sentral diproyeksikan akan mengutamakan langkah stabilisasi rupiah ketimbang mengerek tingkat suku bunga.

"Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan Suku Bunga BI di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur Oktober 2026, sambil tetap bersiap untuk merespons jika tekanan terhadap Rupiah semakin meningkat," ujar Riefky dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).

Riefky menilai BI berada dalam situasi dilematis akibat kombinasi tekanan eksternal dan pergerakan inflasi domestik. Di satu sisi, pengetatan kebijakan moneter lanjutan dapat membantu menahan depresiasi rupiah.

Namun di sisi lain, menaikkan suku bunga berisiko menekan daya beli serta permintaan masyarakat di dalam negeri.

Berdasarkan catatan LPEM FEB UI, inflasi domestik merangkak naik menjadi 3,28 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026, mendekati batas atas target BI sebesar 3,5 persen.

Lonjakan harga ini utamanya dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang berada di level 4,37 persen, serta sektor transportasi.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement