Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Airlangga: Program Reformasi Pasar Modal Diterima MSCI, Minta Fokus Diimplementasi

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |15:48 WIB
Menko Airlangga: Program Reformasi Pasar Modal Diterima MSCI, Minta Fokus Diimplementasi
Menko Airlangga (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan perkembangan asesmen Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurutnya, isu MSCI murni berkaitan dengan tata kelola perdagangan (governance of trading market), khususnya porsi saham beredar di publik (free float), bukan dipicu oleh masalah fundamental ekonomi maupun kinerja emiten.

Airlangga mengatakan, peta jalan (roadmap) reformasi pasar saham yang dirancang otoritas keuangan telah diterima oleh pihak MSCI. Tantangan utama saat ini adalah mengeksekusi tahapan reformasi tersebut secara konsisten, termasuk pemenuhan batas minimum free float sebesar 15 persen serta penanganan saham-saham yang masuk dalam daftar pantau.

"Yang kemarin kami bilang bahwa program daripada reformasi capital market itu sudah diterima. Tinggal sekarang implementasi dari program tersebut," ujar Airlangga saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (23/10/2026).

Airlangga menegaskan bahwa kinerja fundamental emiten di bursa domestik tetap berada dalam kondisi tebal dan sehat, baik dari sisi pencapaian laba bersih maupun konsistensi pembagian dividen. Oleh sebab itu, ia meminta publik melihat persoalan MSCI secara jernih.

"Bagi Indonesia yang penting ini bukan kaitannya dengan fundamental ekonomi, bukan juga dengan fundamental emiten, tetapi lebih kepada governance daripada trading market, khusus untuk saham yang free float," jelas Airlangga.

Airlangga menambahkan bahwa Indonesia masih memiliki rentang waktu hingga Juni 2027 untuk merampungkan seluruh agenda perbaikan. Selama tenggat konsultasi tersebut, setiap tahapan kemajuan reformasi, termasuk rencana demutualisasi bursa, harus dikomunikasikan secara transparan kepada publik.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement