Advertisement
Advertisement

Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Pengembangan Biohidrogen Didorong

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |22:00 WIB
Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Pengembangan Biohidrogen Didorong
Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Pengembangan Biohidrogen Didorong (Foto: PLN EPI)
A
A
A

Untuk membangun ekosistem tersebut, PLN EPI memetakan sejumlah skema kerja sama, mulai dari penyediaan bahan baku biomassa, pembelian hidrogen dari mitra produsen, hingga investasi bersama dalam pengembangan fasilitas produksi. Skema tersebut akan dievaluasi berdasarkan kesiapan teknologi, keekonomian, ketersediaan bahan baku, dan kebutuhan pasar.

PLN EPI juga menjajaki kolaborasi dengan mitra internasional untuk memperluas pengembangan teknologi dan pasar. Penjajakan tersebut antara lain mencakup pengembangan biohidrogen untuk electro-sustainable aviation fuel (e-SAF) bersama eFuels SEA Singapore serta kajian pengembangan biohidrogen dan amonia hijau bersama CISRI Hypore China.

Pengembangan hidrogen menjadi bagian dari peta jalan bisnis bioenergi PLN EPI hingga 2030. Pada 2026, perusahaan memfokuskan pada kajian pasokan amonia dan hidrogen yang selanjutnya diarahkan menuju tahapan pengujian pemanfaatan dan pencampuran hidrogen secara bertahap.

Hokkop mengatakan pengembangan energi rendah karbon membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, pelaku industri, mitra teknologi, investor, hingga pelaku usaha lokal. Kolaborasi diperlukan agar potensi sumber daya domestik dapat dihubungkan dengan teknologi, investasi, dan kebutuhan pasar.

“Perubahan zaman dan teknologi tidak bisa kita tolak. Kita harus mengajak berbagai pihak untuk bergerak ke arah tersebut,” ujar Hokkop.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement