Pengurangan pasokan mencapai total 31 BBTUD, dengan rincian:
Natuna: 15 BBTUD.
Sumatera: 16 BBTUD.
Djoko menyampaikan informasi tersebut seusai acara Penganugerahan Penghargaan Energi Subroto 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Ia juga menyebut Singapura sebagai negara pertama yang menerima pengurangan ekspor gas setelah pemerintah menyampaikan rencana peninjauan hubungan ekspor energi dengan negara lain.
2. Evaluasi Kontrak Ekspor Negara yang Dinilai Tidak Kooperatif
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang mengevaluasi kontrak ekspor gas dengan negara-negara yang dinilai tidak kooperatif dan tidak menghargai Indonesia.
Bahlil menegaskan pemerintah dapat mempertimbangkan penghentian ekspor apabila hubungan perdagangan energi tidak berjalan berdasarkan prinsip saling menghormati.