Advertisement
Advertisement

Belanja Negara Capai Rp4.000 Triliun di 2027, Suahasil Pastikan Anggaran Berdampak Ganda

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2026 |20:20 WIB
Belanja Negara Capai Rp4.000 Triliun di 2027, Suahasil Pastikan Anggaran Berdampak Ganda
Menkeu Suahasil (Foto: Okezone)
A
A
A

"Yang diperlukan negara kita adalah mengorkestrasi keseluruhan pelaku ekonomi agar bersama-sama memaksimalkan produk domestik bruto. Belanja negara Rp4.000 triliun ini harus digunakan dengan dampak paling intensif, atau yang angka penggandanya, multiplier-nya paling tinggi," kata Suahasil.

Dalam mengeksekusi anggaran, Suahasil memaparkan tiga fungsi fundamental APBN. Pertama, APBN harus menjadi mesin penumbuh kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan belanja Rp4.000 triliun untuk mengungkit PDB hingga Rp25.000 triliun. 

Kedua, kata Suahasil, APBN berfungsi sebagai penstabil di tengah tingginya turbulensi global, salah satunya menahan harga barang bersubsidi di dalam negeri saat harga minyak mentah dunia melonjak ke level 115 hingga 116 dolar AS per barel agar daya beli masyarakat tidak terdisrupsi. 

Ketiga, dia melanjutkan soal APBN wajib dijaga tetap sehat dan kredibel. Seturut itu, keseimbangan antara perlindungan daya beli rakyat dan disiplin fiskal menjadi jangkar utama agar APBN tidak rentan terhadap krisis.

"APBN harus menstabilkan agar kondisi ekonomi tidak terlalu fluktuatif dan konsumsi masyarakat terjaga saat turbulensi global tinggi. Di sisi lain, APBN harus tetap kredibel dan sehat dengan komitmen defisit anggaran yang terukur di bawah 3 persen," tutur Suahasil.

Suahasil menambahkan, pengelolaan APBN yang dihimpun dari uang pembayar pajak kini tidak lagi berjalan sendirian dalam membiayai pembangunan nasional. Dia menyoroti soal Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang digadang-gadang sebagai mitra strategis pengelola investasi negara.

Kehadiran lembaga pengelola investasi ini membagi beban pembiayaan pembangunan nasional antara belanja rutin pemerintah dan investasi komersial strategis. Sinergi kedua instrumen ini dipersiapkan sebagai motor penggerak ganda dalam mengeksekusi program-program transformasi ekonomi berskala besar.

"APBN yang bersumber dari taxpayers' money tidak bekerja sendirian karena diberikan partner oleh Presiden, namanya Danantara. Ketika ada visi besar mengenai Indonesia, dua tangan ini bekerja sama sangat erat untuk mewujudkannya," jelas Suahasil.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement