JAKARTA – Pemerintah memperkuat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor pendidikan vokasi, laboratorium lingkungan hidup, dan pengelolaan karbon. Langkah ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan fleksibilitas keuangan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan penerapan Badan Layanan Umum Daerah harus terlihat pada manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Selasa (27/10/2026).
Terdapat tiga bidang yang menjadi fokus, yakni pendidikan vokasi melalui sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN), laboratorium lingkungan hidup, dan pengelolaan karbon.
Pada sektor pendidikan vokasi, penerapan BLUD diharapkan dapat meningkatkan kompetensi siswa serta kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Namun, pemerintah daerah tetap harus memastikan bahwa penerapan skema tersebut tidak menjadi alasan untuk membebankan biaya kepada peserta didik tanpa dasar hukum.
Pemerintah daerah juga tetap bertanggung jawab atas pendanaan pendidikan sesuai dengan kewenangannya.