Advertisement
Advertisement

Kemenhub Minta KAI Segera Datangkan 8 Kereta KRL Baru

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2026 |17:21 WIB
Kemenhub Minta KAI Segera Datangkan 8 Kereta KRL Baru
KRL Jabodetabek (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero untuk segera merealisasikan pengadaan 35 trainset yang sudah ditugaskan melalui penyertaan modal negara (PMN) sejak tahun 2023.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono menjelaskan PT KAI total mendapatkan PMN sebanyak Rp8,5 triliun sejak periode 2023 hingga 2026. Rincinya, tahun 2023 PT KAI menerima PMN Rp3,2 triliun, penyertaan modal ini dialokasikan juga untuk penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Sementara pada tahun 2024, PT KAI, kata Allan, juga kembali menerima PMN sebesar Rp2 triliun, di tahun 2025 PMN yang dikucurkan Rp1,8 triliun, dan tahun 2026 PT KAI juga kembali mendapatkan PMN sebesar Rp1,5 triliun.

"Kita tentu menghimbau kepada PT KAI, untuk mempercepat pengadaan trainset, dengan rangkaian lebih panjang, sehingga sekali jalan itu kan bisa mengangkut lebih banyak penumpang," ujar Allan di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Lebih jauh, Allan menjelaskan PT KAI mendapatkan penugasan sebanyak 35 trainset sejak tahun 2023. Sebanyak 11 trainset sudah dilakukan impor dari China, 16 trainset diproduksi PT INKA yang mana 7 sudah beroperasi dan 9 masih dalam tahap produksi. Sehingga PT KAI masih kurang 8 trainset dari target 35 yang ditugaskan sejak tahun 2023.

"Nah 8 ini tentunya kita mendorong agar PT KAI segera mengadakan karena kebutuhan mendesak yang kita ketahui semua di stasiun, di lapangan, bahwa memang kita membutuhkan 8 trainset ini segera melayani masyarakat," tambahnya.

Allan mengatakan, sesuai janji dari PT KAI untuk melakukan pengadaan 35 trainset tersebut merupakan rangkaian kereta baru. Bukan pengadaan trainset bekas yang masa pakainya sudah puluhan tahun. Karena pengadaan kereta baru memiliki masa pakai lebih panjang ketimbang KRL bekas.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement