Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan pengembangan bahan bakar alternatif perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan efisiensi, keselamatan, dan keandalan pasokan listrik.
“Transisi energi membutuhkan inovasi yang dapat diterapkan secara bertahap, terukur, dan tetap mengedepankan keandalan pasokan listrik. Pengujian co-firing hidrogen dan amonia menjadi langkah PLN Indonesia Power dalam mengembangkan alternatif bahan bakar yang berpotensi menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi pembangkitan,” ujar Bernadus, Rabu (28/10/2026).
Untuk pengembangan amonia hijau, perusahaan merencanakan pemanfaatan kelebihan hidrogen dari PLTGU Cilegon, PLTGU Priok, dan PLTGU Tambak Lorok sebagai bahan baku.
Pengembangan teknologi tersebut masih memerlukan kajian dan evaluasi teknis untuk menilai aspek keselamatan, efisiensi, keandalan, serta kelayakan penerapannya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.