JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp441 miliar pada kuartal III-2026. Capaian tersebut berbalik dari rugi bersih Rp255 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja positif tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 17 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp5,6 triliun. Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan meningkat 84 persen menjadi Rp950 miliar.
Direktur Utama GoTo Hans Patuwo nilai transaksi bruto inti atau core gross transaction value (GTV) inti GoTo juga melonjak 89 persen secara tahunan menjadi Rp194 triliun pada kuartal III-2026. Ia mengatakan, perusahaan berhasil mempertahankan pencapaian laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut di tengah berbagai tantangan bisnis.
"Pada kuartal ketiga 2026, GoTo kembali mencatatkan laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut," kata Hans dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).
Seiring dengan pencapaian tersebut, GoTo menaikkan target EBITDA yang disesuaikan untuk sepanjang 2026 menjadi Rp3,5 triliun hingga Rp3,7 triliun, dari sebelumnya Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.
Sementara untuk kinerja sepanjang Januari - September 2026, GOTO membukukan laba bersih Rp864,17 miliar. Sementara pendapatan konsolidasi selama 3 kuartal mencapai Rp16,55 triliun atau tumbuh 24,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara perusahaan juga mencatatkan arus kas positif dari aktivitas operasi sebesar Rp2,50 triliun.