JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengeluarkan saham-saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai perdagangan hari ini, Senin (2/11/2026).
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut telah dieksekusi secara teknis segera setelah sesi perdagangan akhir pekan lalu berakhir.
"Jadi, di hari Jum'at, setelah pasar tutup, seluruh saham HSC sudah dikeluarkan dari mesin perhitungan indeks. Mungkin hari ini ada beberapa data vendor yang masih belum menyesuaikan," kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (2/11/2026).
Total saham berklasifikasi HSC yang dikeluarkan dari konstituen IHSG mencapai 81 saham. Setelah memperhitungkan pengeluaran saham-saham tersebut serta mengecualikan emiten yang berada di papan akselerasi, jumlah konstituen saham yang diperhitungkan dalam mesin indeks IHSG kini tersisa 837 saham.
Menanggapi dinamika pasar pada pembukaan perdagangan Senin pagi di mana IHSG sempat terkoreksi lebih dari 1 persen, Jeffrey menegaskan bahwa pergerakan fluktuatif tersebut murni respons dari aktivitas transaksi.
"Ya, naik turun itu kan emang dinamika pasar. Mekanisme pasar sedang bekerja. Indeks hanya mengeluarkan itu," ungkap Jeffrey.