JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun tipis 8 poin atau sekitar 0,04 persen ke level 18.168 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (4/11/2026).
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni pasar saat ini tertuju terhadap hasil pemilihan paruh waktu Amerika Serikat. Penghitungan suara sedang berlangsung dalam pemilihan paruh waktu AS, untuk sementara Partai Demokrat resmi memenangkan Senat Amerika Serikat dengan 51 kursi sejauh ini dalam pemilu paruh waktu.
“51 kursi adalah batas minimal suara mayoritas di Senat AS. Partai Republik hanya mendapatkan 39 kursi di Senat sejauh ini, dengan beberapa suara masih dalam proses penghitungan,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Pasar terus memantau perkembangan dalam upaya mengakhiri konflik antara AS-Israel dan Iran, sementara Qatar meningkatkan upaya mediasi guna mencegah eskalasi serangan setelah pemilihan paruh waktu AS. Seorang pejabat senior Iran mengungkapkan kepada Reuters pada hari Selasa bahwa Iran dan Amerika Serikat masih jauh dari kesepakatan untuk mengakhiri konflik di antara mereka.
Seorang pejabat AS menyatakan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan yang bersifat "defensif" di Pulau Qeshm, Iran, dengan menyasar rudal darat-ke-udara yang digunakan untuk melawan aset-aset AS. Pejabat lainnya menyebutkan bahwa serangan tersebut tampak terbatas dan tidak menandakan kembalinya operasi tempur berskala besar.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Financial Times pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk menyerang Iran. "Tampaknya kita mendapatkan semua yang kita inginkan," ujar Trump dalam wawancara telepon berdurasi enam menit tersebut.
Sementara Data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan turut memberikan dukungan bagi Dolar AS. Laporan JOLTS Job Openings menunjukkan kenaikan menjadi 7,523 juta pada bulan September, meningkat dari 7,19 juta dan melampaui perkiraan pasar yang berada di angka 7,13 juta.