Nikson menilai keberadaan Smart Regas Tarakan merupakan bagian dari upaya PLN EPI dalam memperkuat infrastruktur dan rantai pasok gas, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap jaringan pipa gas. Melalui pemanfaatan LNG, kebutuhan energi primer pembangkit dapat dipenuhi dengan sistem pasokan yang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan karakteristik wilayah.
Direktur Utama PLN Energi Gas Edwin Bangun menyampaikan capaian ketersediaan fasilitas sebesar 99,81 persen menjadi tolok ukur perusahaan dalam menjaga keandalan operasional. Ia menekankan pentingnya menjaga kesiapan fasilitas dan menyelaraskan pasokan LNG dengan kebutuhan pembangkit.
“Bagi kami, capaian ketersediaan fasilitas sebesar 99,81 persen menjadi tolok ukur untuk menjaga keandalan operasi. Kami akan terus memperkuat pemeliharaan fasilitas dan berkoordinasi dengan PLN EPI serta pengelola pembangkit agar pasokan LNG terjaga dan gas dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, Smart Regas Tarakan dapat terus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Edwin.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.