Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek WIKA di Aljazair Capai Rp800 M

Whisnu Bagus , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2009 |18:17 WIB
Proyek WIKA di Aljazair Capai Rp800 M
Rupiah. Foto: Heru Haryono/okezone.com
A
A
A

JAKARTA - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mendapat tambahan pesanan dari dua proyek jembatan di Aljazair dari sebelumnya Rp400 miliar naik dua kali lipat menjadi Rp800 miliar.

"Kami dapat order tambahan dari pemilik proyek sehingga nilainya menjadi Rp800 miliar," kata Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma, di Jakarta, Kamis (13/8/2009).

Ganda mengatakan, tambahan nilai proyek tersebut didapat setelah lead konsorsium kontraktor asal Jepang meminta WIKA menggarap bagian lain dari proyek jembatan tersebut. Permintaan ini dilakukan karena perseroan dapat menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat dari target yang ditentukan.

"Awalnya kita hanya garap camp dua, tapi karena kerja kita cepat, mereka minta kita menggarap camp-camp lain," katanya.

Ganda mengatakan, dalam tambahan proyek jembatan tersebut WIKA akan mengerjakan konstruksi di camp satu. "Dengan pengerjaan camp satu, total proyek yang akan masuk ke kita adalah sebesar Rp800 miliar," ujarnya.

Menurut Ganda, didapatnya tambahan proyek jembatan di Aljazair membuktikan tingkat kepercayaan asing pada performa WIKA. Dia optimistis, ke depan perseroan akan mendapat kesempatan lebih banyak untuk mendapatkan tambahan proyek lain dari konsorsium kontraktor tersebut. "Kami harapkan bisa memperoleh tambahan proyek lain," katanya.

Dalam proyek jembatan tersebut, sebelumnya perseroan melalui anak usahanya WIKA Beton mengekspor beton pra cetak senilai Rp78 miliar. "Konsorsium Jepang minta kita mengkspor ke Aljazair, termasuk mengoperasikan pabrik tersebut," kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo belum lama ini.

WIKA juga tengah mengikuti tender proyek senilai total Rp22 triliun hingga akhir 2009. Dari total proyek tersebut WIKA menargetkan sekira 15-20 persen, sehingga target peroleh kontrak baru tahun ini senilai Rp9,394 triliun dapat tercapai. Dari total tender, sebesar Rp7 triliun berasal dari divisi umum, Rp2,4 triliun dari sektor kimia, Rp2,4 triliun sektor bangunan dan gedung serta Rp10 triliun dari sektor energi.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement