Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semester I, Laba Bersih Telkom Merosot 0,7%

Rheza Andhika Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 30 Juli 2010 |13:54 WIB
Semester I, Laba Bersih Telkom Merosot 0,7%
Logo Telkom. Dok Telkom
A
A
A

JAKARTA - Laba bersih PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) di semester I-2010 mengalami penurunan tipis 0,7 persen menjadi Rp6,003 triliun dibanding pada periode yang sama tahun lalu Rp6,043 triliun.

Hal tersebut diungkapkan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di situs resminya di Jakartta, Jumat (30/7/2010).

Adanya penurunan laba bersih ini disebabkan kenaikan pada beban usaha perseroan sebesar Rp1,84 miliar atau sembilan persen dari Rp21,03 triliun di semester I-2009 menjadi Rp22,88 triliun di semester I-2010.

Kenaikan ini terutama disebabkan kenaikan Beban Operasi dan Pemeliharaan sebesar Rp1,39 miliar atau 20 persen serta Beban Depresiasi dan Amortisasi sebesar Rp737 miliar atau 11 persen sejalan dengan expansi Node B (3G) serta penambahan backbone domestik dan international untuk mendukung bisnis broadband kedepan, baik fixed maupun mobile.

Sementara itu Beban Karyawan dan Beban Umum dan Administrasi turun masing-masing sebesar Rp213 miliar dan Rp119 miliar atau enam persen dan 10 persen.

Sedangkan perseroan juga mencatat kenaikan EBITDA sebesar Rp529 miliar atau 2,9 persen dari Rp18,25 miliar di semester I-2009 menjadi Rp18,78 miliar di semester I-2010.

Sekadar informasi, sampai dengan triwulan II-2010, jumlah pelanggan baru selular meningkat 6,7 juta pelanggan atau tumbuh sebesar 16,2 persen menjadi 88,3 juta pelanggan dan jumlah pelanggan fixed broadband mencapai 1,4 juta pelanggan atau tumbuh 73,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement