Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasokan Cukup, Harga Beras Relatif Stabil

Safrezi Fitra , Jurnalis-Kamis, 02 September 2010 |18:51 WIB
Pasokan Cukup, Harga Beras Relatif Stabil
Foto: Koran SI
A
A
A

JAKARTA - Harga beras di pasar Senen Jakarta mengalami penurunan di kisaran Rp5.500-Rp9.500 per kilogram (kg). Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga beras per 2 September pun relatif stabil.

Harga beras untuk kualitas standar/biasa berkisar Rp5.500/kg. Sedangkan untuk kualitas IR 64 (kualitas bagus menurut pedagang) adalah sekira Rp8.000/kg.

Kementerian Perdagangan mencatat bahwa harga beras kualitas IR 64 tidak mengalami perubahan di pasar senen yaitu sebesar Rp7.000/kg, dengan rata-rata harga di DKI Jakarta sebesar Rp6.500/kg.

"Harga beras kualitas bagus itu sekarang Rp7 ribu per liternya, kalau per kilonya Rp8 ribu. Ini yang jenis beras IR 64," ujar salah satu pedagang beras di pasar Senen, H Agus, di Jakarta, Kamis (2/9/2010).

Dia menambahkan bahwa harga beras mendekati Lebaran ini cenderung normal dan mulai turun. "Harga beras normal dan malah cenderung turun," ujarnya.

Sedangkan untuk beras kualiatas standar berada sekira Rp5.500 hingga Rp6 ribu per liter. Sementara untuk harga beras Pandan Wangi Rp9.500 per kilo.

Mengenai pasokan, Agus mengatakan tidak ada masalah menjelang Lebaran ini. "Malah cenderung akan bertambah lagi. kalau stoknya sih aman," tambahnya.

Adapun prediksi sebelumnya bahwa menjelang Lebaran harga beras akan melonjak, dan tidak tampak pada tahun ini. Harga beras itu waduh-waduh tingginya hanya waktu awal puasa itu saja. Sekarang di akhir puasa, harga beras sudah pada mendingan.

Pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) awal September meningkat sebesar 2.554 ton. Lebih tinggi 291 ton dari pada akhir Agustus hari sebelumnya, angka tersebut juga lebih tinggi 469 ton dari rata-rata pasokan bulan Agustus sebesar 2.085 ton.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement