TANGERANG - Memasuki bulan suci Ramadan, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) PT Bank Permata Tbk (BNLI) meningkat 15 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Hal ini diungkapkan Direktur Retail Banking PermataBank Lauren Sulistiawati ketika ditemui wartawan, di Gedung PermataBank Bintaro, Tangerang, Selasa (2/8/2011).
"Puasa, mau Lebaran, KPR biasanya tinggi ya, dibandingkan bulan biasa kenaikannya bisa 15 persen dari bulan biasa. Karena memang akan dapat THR buat DP, hari kemenangan mungkin ya," jelas Lauren.
Lauren menjelaskan walaupun permintaan terhadap kredit ini meningkat, tingkat kredit macetnya atau Non Performing Loan (NPL) masih sangat terjaga. "NPL KPR termasuk rendah, di bawah satu persenan, gross-nya di bawah dua persen," tambahnya.
Menanggapi akan adanya bubble kredit dibidang properti karena gejolak ekonomi, menurut Lauren, Down Payment (DP) 20 persen sudah cukup bisa menangkal terjadinya bubble kredit ini.
"KPR DP 20 persen sudah aman ya, kan agunannya juga rumahnya sendiri," pungkasnya. (nia)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.