JAKARTA - Meskipun target inflasi 2011 lebih rendah daripada yang ditargetkan yaitu 3,79 persen. Namun pada 2012, pemerintah tetap akan menjaga inflasi dikisaran 5,3 persen.
"Kita kan kelihatannya di 2011 cukup baik tapi kita katakan untuk bersinergi antara moneter fiskal dan daerah untuk menjaga inflasi di level 5,3 persen. Tetapi kita harus berupaya, harus lebih rendah," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo kala ditemui usai acara pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/1/2012).
Hatta menjelaskan, pihaknya tidak bisa mengubah target inflasi dengan mendadak karena hal tersebut berhubungan dengan politik anggaran. "Tidak seperti World Bank atau IMF yang bisa mengubah targetnya karena di sana tidak ada politik anggaran. Jadi kalau pemerintah tidak bisa," tegas Hatta.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka Indeks Harga Konsumsi (IHK) alias inflasi pada Desember 2011 berada di kisaran 0,57 persen. Sedangkan untuk inflasi tahun kalender (periode Januari sampai dengan Desember) inflasi berada di kisaran 3,79 persen, dan year on year (yoy) berada di kisaran 3,79 persen.
Pemerintah sendiri mematok target inflasi di kisaran 5,7 persen untuk 2011 ini, sementara Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi akan berada di angka lima plus minus satu persen. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.